Tips Lolos Wawancara Sukses dengan HRD

Pekerjaan adalah salah satu cara untuk mencukupi kehidupan pribadi atau keluarga. Karena dengan bekerjalah kita bisa menghasilkan untuk untuk keperluan sehari-hari. Istilah bekerja atau pekerjaan bagi orang pada umumnya adalah ikut kerja disebuah perusahaan sebagai karyawan. Maka jika anda ingin bekerja di sebuah perusahaan anda harus mengikuti sederet seleksi agar menjadi karyawan tetap atau bahkan kontrak karyawan dalam jangka waktu tertentu. Beberapa seleksi yang anda lalui biasanya adalah seleksi administrasi, psikotest dan beberapa tes tulis lainnya, wawancara atau interview dan lain sebagainya. Mungkin juga ada beberapa test praktek pada beberapa perusahaan tertentu yang membutuhkan skill anda secara khusus. 

Unutk melalui seleksi administratif anda mungkin hanya perlu menyiapkan beberapa berkas yang diperlukan untuk mendaftar ke perusahaan yang anda maksud. Seperti ijasah, SKCK, foto, dan beberapa berkas lainnya yang mendukung. Namun, kemungkinan anda tidak lolos dari tahap ini adalah sangat kecil. Terlebih lagi jika kualifikasi yang dibutuhkan oelh perusahaan bisa anda penuhi, seperti faktor usia, pengalaman, pendidikan, atau kemampuan. Kemudian setelah anda lolos, biasanya anda akan tercantum sebagai orang yang harus mengkuti tahao selanjutnya yakni tes tulis yang rata-rata pasti salah satu tesnya adalah psikotes, dimana hal tersbuet akan menggali kepribadian anda apakah cocok atau tidak untuk pekerjaan yang anda minati. Hal ini terkadang juga untuk mengungkap kecerdasan anda dalam beberapa bidang yang diperlukan. Maka mungkin agar anda lolos, anda harus mempelajari tes tersebut terlebih dahulu.

Setelah anda lolos pada tes yang cukup berat tersebut, biasanya anda akan mealui tahap tes praktek atau langsung pada tes wawancara atau yang lebih sering disebut dengan interview kerja. Jika anda harus melalui tes praktik, yang perlu anda persiapkan adalah kemamapuan ada. Anda bisa melakukannya dengan latihan terlebih dahulu di rumah. Sehingga lebih siap pada saat tes praktik tersebut. Kamudian untuk tes wawancara biasanya dilakukan untuk menggali jati diri anda sebenarnya melalui pertanyaan secara lisan yang diajukan oleh pewawancara, ada beberapa aspek penting yang diambil pada sesi wawancara ini. sehingga anda harus berhati-hati dan perlu mengantongi beberapa tips agar bisa lolos tes wawancara ini.

1. Gambaran mengenai diri anda, biasanya dalam wawancara ada pertanyaan yang diajukan terkait dengan diri anda. karena memang bagi perusahaan karakter anda kan menjadi pertimbangan yang sangat penting. Sehingga gambarkan diri anda dengan 3 hal yang mengarah pada hal yang positif, seperti bertanggung jawab, jujur, komunikatif. Sehingga kata-kata tersebut bisa mewakili jati diri anda yang sesungguhnya dengan lebih simpel.

2. Gambaran mengenai perusahaan, seperti halnya menggambarkan diri anda. gambaran untuk perusahaan yang anda lamar seharusnya juga mengarah pada hal yang positif. Sehingga mungkin anda harus mencari tahu visi dan misi perusahaan yang anda tuju tersebut. Jangan sampai anda membandingkannya dengan perusahaan lama anda atau perusahaan yang lain. Sehingga mereka lebih tertarik dengan anda karena anda mau mengenal perusahaan yang sedang anda lamar.

3. Pertanyaan selanjutnya pada saat sesi wawancara adalah mengenai alasan anda ingin bergabung ke perusahaan asuransi tersebut. Jangan terkecoh dengan menyampaikan ingin gaji lebih tinggi atau malah menaympaikna ketidaknyamanan pada posisi yang sebelumnya anda duduki. Sampaikanlah hal-hal yang bersifat positif dan membangun. Seperti alasan bergabung karena posisi yang ditawarkan sesuai dengan minat dan bakan atau sesuai dengan latar belakang pedidikan.

4. Sampaikan dengan bahasa yang baik mengenai prestasi yang anda pernah raih sebelum sehingga membuat anda layak diterima diperusahaan tersebut.

5. Jika ada pertanyaan mengenai rencana anda selanjutnya maka anda harus menyampaikan rencana jangka panjang anda. yang mana pertanyaan ini bertujuan untuk mengetahui seberapa lama anda ingin bekerja di perusahaan tersebut.

6. Pastikan juga nada sangat mengetahui posisi yang anda lamar. Sehingga ketika ada pertanyaan mengenai gambaran posisi tersbuet anda bisa menggambarkannya dengan baik. Hal ini berfungsi untuk menilak sikap tanggung jawab anda terhadap posisi yag akan diberikan kepada anda.

7. Pernyataan atau pertanyaan mengenai anda terlalu berpengalaman adalah salah satu yang digunakan untuk mengungkapkan apakah anda besar kepala atau tidak. Ada baiknya anda tidak merasa besar kepala dan sombong atas pernyataan atau pertanyaan tersebut. Sebisa mungkin sampaikan rasa terima kasih dan merendahkan diri dihadapan pewawancara.

Ada banyak pertanyaan yang mungkin saja bisa menjebak anda. Yang mana sebagian telah disebutkan diatas. Ada beberapa hal lagi yang mungkin bisa menjebak anda pada saat sesi wawancara. Yakni pertanyaan tentang anda mengapa berhenti dari pekerjaan anda yang lama. Hal ini bertujuan untuk menggalo orientasi anda terhadap pekerjaan yang anda ambil. Kuncinya dalam menjawab pertanyaan wawancara adalah dengan argumen yang positif. Sampaikan alasan anda berhenti berhubungan denagn minat dan bakant anda. bukan karena konflik atau karena alasan yang tidak mengenakan lainnya. Karena memang hal buruk yang terjadi pada pekerjaan anda yang sebelumya bisa menjadi batu sandungan untuk anda sendiri. Sehingga anda perlu berhati-hati dalam bertutur kata pada saat sesi wanwancara.

Interiew kerja menajdi hal yang sangat mendebarkan bagi beberapa orang. Namun, jika mengenathui beberapa tips untuk wawancara kerja ini, mungkin akan jauh lebih menennangkan walaupun tidak sepenuhnya. Hal yang mungkin bisa menjebak lagi dalam sesi wanwancara ini adalah mengenai lembur. Siapa sih yang suka lembur, tentu tidak ada bukan. Sehingga anda harus memeberikan jawaban yang amat bijak sehingga bisa meyakinkan mereka bahwa anda memiliki komitmen yang kuat seberapa berat pun pekerjaan yang akan anda lalui. Namun, buat batasan pula tentang lembur ini. anda harus juga bisa menata kalimat agar kesannya anda tidak menolak jika anda harus lembur namun masih dalam jangkwa waktu lembur yang sewajarya. Bahkan anda juga bisa memastkan apakah toleansi lembur itu sesuai dengan prinsip kemanusiaan. Sehingga memang perusahaan masih memanusiakan paa karyawannya.

Salah satu pertanyaan lagi yang bisa menjebak anda adalah mengenai haji yang nada inginkan. Bagi sebagian besra oerang pasti akan memikirkan gaji yang tinggi. Maka dalam sesi wawancara ini sebisa mungkin anda tidak menyampaikan sesuai dengan keinginan anda. karena juga akan sangat memeprngaruhi penlilaian perusahaan terhadap anda. namun, jika anda dipaksa menyampaikan jumlah gaji yang diinginkan maka sampaikanlah dengan sopan namun pastikan range gaji yang anda sebutkan masih masuk dalam daftar gaji standar yang ada pada perusahan tersebut. Sehingga hal tersebut membuat perusahaan lebih tertarik pada anda karena orientasi bekerja anda bukan lah uang. Karena memang akan sangat sensitif jika ditanya mengenai gaji dari kerja yang diperoleh. Maka memang anda harus menjawabnya sangat hati-hat an membuat perusahaan yang anda lamar tertarik mempekerjakan anda sebagai karyawan yang memiliki komitmen, tanggung jawab dan bekerja sepenuh hati karena orientasinya bukan uang dan jabatan.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.